Telinga, Mata, dan Hati Rakyat

Written By iyoet fadhillah on Minggu, 09 November 2014 | 11.24

BANJIR BONUS SANG PAHLAWAN

PARA pahlawan itu pulang ke Bandung. Begitu mendarat, mereka tak hanya disambut bobotoh, tapi juga janji: bonus melimpah.

Mungkin kita pernah mendengar pengakuan seseorang di depan umum tentang masa lalunya yang kelam. Pembacaan daftar perbuatan-perbuatan hitam yang telah dilakukan.

KARENA fitnah besar, Husein bin Ali terbunuh di masa Daulah Bani Umayyah. Peristiwa itu memiliki sudut pandang berbeda olah beragam pihak, khususnya para pembaca sejarah.

Bismillah. Alhamdulillah. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Pagi ini saya akan menceritakan sosok ulama besar yang saya kenal. Ulama yg berasal dari Jawa Barat.

Jika aku berbuat baik maka bantulah aku. Namun, jika aku berbuat jahat maka luruskanlah aku. (Abu Bakar al-Shiddiq).

Dalam al-Quran diceritakan : Ibrahim berkata: Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah. Kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?

Sahabat, sesunguhnya dengan ilmulah hidup kita akan menjadi terang. Untuk mengenal Allah pun jelas kita butuh ilmu.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengimbau kepada seluruh bobotoh agar menjaga ketertiban selama berada di Stadion Jakabaring, Palembang.

Gorowok Bobotoh. Ingin memberi saran untuk tim Persib Bandung? Saran juga bisa dikirim melalui SMS 0812 21 4348 30


Anda sedang membaca artikel tentang

Telinga, Mata, dan Hati Rakyat

Dengan url

http://hidupbergayabaru.blogspot.com/2014/11/telinga-mata-dan-hati-rakyat_9.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Telinga, Mata, dan Hati Rakyat

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Telinga, Mata, dan Hati Rakyat

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger