INILAH.COM, Jakarta - Direktur Utama BNI Syariah, Dinno Indiano, mengatakan keberpihakan regulasi kepada perbankan syariah tidak serta merta akan mendongkrak porsi 'kue' perbankan syariah di Indonesia.
"Kalau market share tidak naik. Butuh kesabaran untuk menaikkanya. Ada proses dan waktu karena butuh edukasi. Apalagi edukasi perbankan syariah. Makanya butuh kesabaran," ujarnya di Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Sementara terkait hadirnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ia yakin perbankan syariah akan mampu berkembang lebih baik ke depannya. "Keberpihakan itu sudah ada namun memang masih ada yang perlu dibenahi. Tapi, sudah cukup baik saat ini," kata Dinno.
Menurutnya di bawah kepemimpinan Muliaman Hadad, OJK akan lebih memperhatikan perkembangan perbankan syariah. "Dengan kehadiran OJK, maka akan lebih baik lagi keberpihakan regulasi. Apalagi, OJK fokus kepada bank. Tentu dengan adanya perwakilan syariah akan membuat perbankan syariah lebih baik lagi," katanya.
BNI Syariah bakal terus meningkatkan kolaborasi dengan bank induk untuk meningkatkan porsi pasar BNI Syariah di masa mendatang. "Hampir sama sebenarnya untuk meningkatkan market share kita dengan bank lainnya. Tapi, kita tingkatkan kolaborasi dengan induk kita. Semua network, location, produk, bahkan customer induk akan kita coba kolaborasikan," tuturnya.
Anda sedang membaca artikel tentang
BNI Syariah Kian Akrabi Induk
Dengan url
https://hidupbergayabaru.blogspot.com/2012/10/bni-syariah-kian-akrabi-induk.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
BNI Syariah Kian Akrabi Induk
namun jangan lupa untuk meletakkan link
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar